Bismillah
Selengkapnya »»
Ketika anda merasa resah, bimbang, galau, atau apapa pun itu, maka INGATLAH bahwa anda tak akan hidup selamanya di dunia ini.
Semua yang anda miliki: harta, wanita, tahta, jabatan, ketampanan, kecantikan, suami, istri, kekayaan, dan semua kesenangan dunia ini, tidak lain semua itu hanyalah kesenangan SESAAT, tidak akan kita bawa semua itu ke LIANG LAHAT.
Semua yang anda miliki: harta, wanita, tahta, jabatan, ketampanan, kecantikan, suami, istri, kekayaan, dan semua kesenangan dunia ini, tidak lain semua itu hanyalah kesenangan SESAAT, tidak akan kita bawa semua itu ke LIANG LAHAT.
Berapa usia anda sekarang?
Coba anda ingat lagi, seingat anda apa yang pertama kali anda lihat di dunia ini?
Ingatkah anda ketika berusia BALITA? Apa saja yang anda ingat ketika usia itu?
Lalu majukan ingatan anda, terus majuakan ingatan anda, hingga anda mengingat apa yang anda lakukan persis hari kemarin?
Begitu CEPAT kan? Seolah semuanya terjadi dalam SEHARI.
Coba anda ingat lagi, seingat anda apa yang pertama kali anda lihat di dunia ini?
Ingatkah anda ketika berusia BALITA? Apa saja yang anda ingat ketika usia itu?
Lalu majukan ingatan anda, terus majuakan ingatan anda, hingga anda mengingat apa yang anda lakukan persis hari kemarin?
Begitu CEPAT kan? Seolah semuanya terjadi dalam SEHARI.
Jika anda telah SADAR bahwa WAKTU begitu cepat berlalu, maka sadarlah pula bahwa PENDERITAAN maupun KEBAHAGIAAN anda pun akan cepat berlalu.
Hingga MAUT pun menjemput anda. Siapa yang dapat MENJAMIN bahwa anda akan hidup hingga 60 tahun lagi? Atau satu tahn lagi? Satu bulan lagi? Satu hari lagi? Satu jam lagi? Satu menit lagi? Atau bahkan satu detik lagi?
TIDAK, tidak ada yang dapat menjamin selain Allah SWT.
Hingga MAUT pun menjemput anda. Siapa yang dapat MENJAMIN bahwa anda akan hidup hingga 60 tahun lagi? Atau satu tahn lagi? Satu bulan lagi? Satu hari lagi? Satu jam lagi? Satu menit lagi? Atau bahkan satu detik lagi?
TIDAK, tidak ada yang dapat menjamin selain Allah SWT.
Maka kenapa anda senang sekali rasanya ketika anda sedang diberi kebahagiaan?
Bermain bersama teman-teman anda? Bermain musik bersama? Bernyanyi bersama? Berjoget bersama? Chatting? Nonton? Dan aktifitas lainnya yang anda anggap membahagiakan?
Bermain bersama teman-teman anda? Bermain musik bersama? Bernyanyi bersama? Berjoget bersama? Chatting? Nonton? Dan aktifitas lainnya yang anda anggap membahagiakan?
Dan anda terlihat amat begitu sedih, suram, gelisah, muram, marah, dan merasa selalu sendiri, merasa menjadi orang paling sial, paling terzalimi, dan paling sengsara di dunia ini ketiaka ditimpa musibah?
Kehilangan harta, benda, anak, saudara, sahabat, teman, suami/istri, anak, orang tua?
Karenanya anda merasa amat sangat sedemikian sedih, tertekan, bahkan ada yang sampai mencaci Allah SWT?
Merasa hidup ini tidak ada gunanya lagi, merasa mati lebih baik ketimbang hidup seperti ini atau melampiaskan kesedihan anda dengan berbagai macam kemaksiatan.
Ketahuilah saudara_saudaraku, semuanya hanya titipan, biarlah Allah SWT yanng mengatur segala urusan.
Kewajiaban kita adalah berikhtiar dan bertawakal.
Kehilangan harta, benda, anak, saudara, sahabat, teman, suami/istri, anak, orang tua?
Karenanya anda merasa amat sangat sedemikian sedih, tertekan, bahkan ada yang sampai mencaci Allah SWT?
Merasa hidup ini tidak ada gunanya lagi, merasa mati lebih baik ketimbang hidup seperti ini atau melampiaskan kesedihan anda dengan berbagai macam kemaksiatan.
Ketahuilah saudara_saudaraku, semuanya hanya titipan, biarlah Allah SWT yanng mengatur segala urusan.
Kewajiaban kita adalah berikhtiar dan bertawakal.
Cobalah ingat, seberapa sering anda mencampakkan Allah SWT?
Anda tidak melaksanakan perintah-Nya, bahkan justru anda melakukan apa yang Allah SWT larang (haramkan) atas diri anda.
Jangankan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, untuk membaca petunjuk-Nya (Al Qur’an) pun anda tak pernah luangkan waktu anda, apalagi menuliskannya dalam schedule keseharian anda.
Anda berusha sebisa mungkin melupakannya karena anda anggap itu hanya akan menganggu aktifitas anda mengejar kesuksesan anda, kebahagiaan anda, kesejahteraan anda, KEBEBASAN anda.
Anda tidak melaksanakan perintah-Nya, bahkan justru anda melakukan apa yang Allah SWT larang (haramkan) atas diri anda.
Jangankan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, untuk membaca petunjuk-Nya (Al Qur’an) pun anda tak pernah luangkan waktu anda, apalagi menuliskannya dalam schedule keseharian anda.
Anda berusha sebisa mungkin melupakannya karena anda anggap itu hanya akan menganggu aktifitas anda mengejar kesuksesan anda, kebahagiaan anda, kesejahteraan anda, KEBEBASAN anda.
Anda terlalu sibuk mempersiapkan masa depan anda untuk dunia, anda sangat serius dan sangat berambisi mempersiapkan diri anda untuk dapat HIDUP BAHAGIA, tapi anda LUPA mempersiapkan diri anda agar anda MATI BAHAGIA.
Ingatlah, hidup tidak selamanya saudaraku. Kematian senantiasa mengincar kita. Sebagaimana kita tidak selalu sehat, tapi kita juga pernah merasakan sakit, kita tidak selalu kaya atau pun berkecukupan, adakalanya kita miskin atau pun kekurangan.
Kita pun tidak selamanya muda, tapi kita akan semakin menua seiring berjalannya waktu. Teman-teman kita, saudara2kita, keluarga kita, anak-anak kita, ibu bapak kita tidak akan terus menurus menemani kita.
Ketik masanya tiba (ajal menjemput), mereka pun akan meninggalkan kita bukan? Mereka akan meninggalkan kita sendirian di liang lahat. Saat itu ada dua kemungkinan seseorang yang menemani kita. Kemungkinan pertama adalah orang yang berwajah tampan, berpakaian bagus, dan harum bau yang dibawanya, itulah amal kebaikan kita di dunia yang akan menemani kita saat itu.
Kemungkinan lainnya adalah yang menemani kita adalah orang yang amat buruk ruapanaya, berpakaian kumal, dan berbau busuk, itulah amal keburukan kita selama di dunia yang disebabkan banyaknya amal-amal keburukan yang kita lakukan di dunia sehingga dosa-dosa kita kian menggunung bahkan mungkin lebih besar lagi.
Ingatlah, hidup tidak selamanya saudaraku. Kematian senantiasa mengincar kita. Sebagaimana kita tidak selalu sehat, tapi kita juga pernah merasakan sakit, kita tidak selalu kaya atau pun berkecukupan, adakalanya kita miskin atau pun kekurangan.
Kita pun tidak selamanya muda, tapi kita akan semakin menua seiring berjalannya waktu. Teman-teman kita, saudara2kita, keluarga kita, anak-anak kita, ibu bapak kita tidak akan terus menurus menemani kita.
Ketik masanya tiba (ajal menjemput), mereka pun akan meninggalkan kita bukan? Mereka akan meninggalkan kita sendirian di liang lahat. Saat itu ada dua kemungkinan seseorang yang menemani kita. Kemungkinan pertama adalah orang yang berwajah tampan, berpakaian bagus, dan harum bau yang dibawanya, itulah amal kebaikan kita di dunia yang akan menemani kita saat itu.
Kemungkinan lainnya adalah yang menemani kita adalah orang yang amat buruk ruapanaya, berpakaian kumal, dan berbau busuk, itulah amal keburukan kita selama di dunia yang disebabkan banyaknya amal-amal keburukan yang kita lakukan di dunia sehingga dosa-dosa kita kian menggunung bahkan mungkin lebih besar lagi.
Maka dari itu saudara_saudaraku, marilah kita rubah hidup kita sekarang juga, cobalah untuk mulai membaca petunjuk-Nya,( Al Qur’an dan As sunnah) hingga kita memahami arti kehidupan ini, untuk apa kita hidup, sebab apa kita diciptakan, apa yang Allah SWT rencanakan dibalik semua ini?
Semoga tulisan ini bermanfaat, dan mohon maaf jika terdapat banyak kesalahan dalam tulisan ini. Wallahu a’lam bishawab
Semoga tulisan ini bermanfaat, dan mohon maaf jika terdapat banyak kesalahan dalam tulisan ini. Wallahu a’lam bishawab
Wassalamu”alaikum warohmatullohi wabarokatuh
Abu Bakar Muhammad bin Zakaria ar-Razi atau dikenali sebagai Rhazes
di dunia barat merupakan salah seorang pakar sains Iran yang hidup
antara tahun 864 – 930. Ar-Razi juga diketahui sebagai ilmuwan serbabisa
dan dianggap sebagai salah satu ilmuwan terbesar dalam Islam. Ia lahir
di Rayy, Teheran pada tahun 251 H./865 dan wafat pada tahun 313 H/925.
Ar-Razi sejak muda telah mempelajari filsafat, kimia, matematika dan
kesastraan. Dalam bidang kedokteran, ia berguru kepada Hunayn bin Ishaq
di Baghdad. Sekembalinya ke Teheran, ia dipercaya untuk memimpin sebuah
rumah sakit di Rayy. Selanjutnya ia juga memimpin Rumah Sakit Muqtadari
di Baghdad. Sebagai seorang dokter utama di rumah sakit di Baghdad,
ar-Razi merupakan orang pertama yang membuat penjelasan seputar penyakit
cacar. Razi diketahui sebagai seorang ilmuwan yang menemukan penyakit
“alergi asma”, dan ilmuwan pertama yang menulis tentang alergi dan
imunologi. Pada salah satu tulisannya, dia menjelaskan timbulnya
penyakit rhintis setelah mencium bunga mawar pada musim panas. Razi juga
merupakan ilmuwan pertama yang menjelaskan demam sebagai mekanisme
tubuh untuk melindungi diri. Pada bidang farmasi, ar-Razi juga
berkontribusi membuat peralatan seperti tabung, spatula dan mortar.
Ar-razi juga mengembangkan obat-obatan yang berasal dari merkuri.
Abu Ali Muhammad al-Hassan ibnu al-Haitham atau Ibnu Haitham (Basra,965 – Kairo 1039), dikenal dalam kalangan cerdik pandai di Barat, dengan nama Alhazen,
adalah seorang ilmuwan Islam yang ahli dalam bidang sains, falak,
matematika, geometri, pengobatan, dan filsafat. Ia banyak pula melakukan
penyelidikan mengenai cahaya, dan telah memberikan ilham kepada ahli
sains barat seperti Boger, Bacon, dan Kepler dalam menciptakan mikroskop
serta teleskop. Bidang lain: Physics,Optics, Mathematics.
Abu Yusuf Yacub Ibnu Ishak Al-Kindi
Muhammad ibn Muhammad ibn Mahmud Abu Mansur al-Samarqandi al-Maturidi al-Hanafi atau Abu Mansyur Almaturiddi
adalah seorang cendekiawan muslim dan ahli di bidang ilmu kalam.
Maturidi dilahirkan di Maturid, dekat Samarqand. Di bidang ilmu agama,
beliau berguru pada Abu Nasr al-`Ayadi and Abu Bakr Ahmad al-Jawzajani.
Ia banyak menulis tentang Mu’tazilah, Qarmati, dan Syiah.
Abu Ali Al-Husein Ibnu Sina atau dikenal dengan nama Avicenna,
yang hidup antara tahun 986-1037 M. Seorang ilmuwan muslim dan Filosof
besar pada waktu itu, hingga kepadanya diberikan julukan Syeh Al-Rais.
Al Jahiz
(869) menulis penelitian tentang ilmu hewan (zoology) pertama kali.
Al-Jahiz lahir di Basra, Irak pada 781 M. Abu Uthman Amr ibn Bahr
al-Kinani al-Fuqaimi al-Basri, nama aslinya. Ahli zoologi terkemuka dari
Basra, Irak ini merupakan ilmuwan Muslim pertama yang mencetuskan teori
evolusi. Pengaruhnya begitu luas di kalangan ahli zoologi Muslim dan
Barat. Jhon William Draper, ahli biologi Barat yang sezaman dengan
Charles Darwin pernah berujar, ”Teori evolusi yang dikembangkan umat
Islam lebih jauh dari yang seharusnya kita lakukan. Para ahli biologi
Muslim sampai meneliti berbagai hal tentang anorganik serta mineral.”
Al-Jahiz lah ahli biologi Muslim yang pertama kali mengembangkan sebuah
teori evolusi …. Ilmuwan dari abad ke-9 M itu mengungkapkan dampak
lingkungan terhadap kemungkinan seekor binatang untuk tetap bertahan
hidup. Sejarah peradaban Islam mencatat, Al-Jahiz sebagai ahli biologi
pertama yang mengungkapkan teori berjuang untuk tetap hidup (struggle
for existence). Untuk dapat bertahan hidup, papar dia, makhluk hidup
harus berjuang, seperti yang pernah dialaminya semasa hidup….. Beliau
dilahirkan dan dibesarkan di keluarga miskin. Meskipun harus berjuang
membantu perekonomian keluarga yang morat-marit dengan menjual ikan, ia
tidak putus sekolah dan rajin berdiskusi di masjid tentang sains. Beliau
bersekolah hingga usia 25 tahun. Di sekolah, Al-Jahiz mempelajari
banyak hal, seperti puisi Arab, filsafat Arab, sejarah Arab dan Persia
sebelum Islam, serta Al-Qur’an dan hadist……
Ibnu Khuradadhbih (abad 9); karya geografi tentang kerajaan-kerajaan dan rute perjalanannya dari negeri-negeri China, Korea dan Jepang.
Ibnu Ismail Al Jazari
Abu Al Zahrawi / ALBUCASIS